Kode Program Menentukan Jenis Segitiga Lancip, Tumpul, Siku - siku Menggunakan Bahasa C

1:35 am
Jenis segitiga tentunya ada berbagai macam, yang mana tidak semua orang bisa membedakannya. Jenis - jenis segitiga ini banyak orang menganggap semua segitiga memiliki bentuk yang sama dan mereka hanya menyebut dengan nama segitiga begitu saja. Padahal dalam dunia pendidikan khususnya matematika ada berbagai macam jenis segitiga. Diantara jenis segitiga tersebut antara lain segitiga lancip, segitiga lancip ini dinamakan karena berdasarkan pada sudut yang dibentuk oleh kedua sisi dari segitiga tersebut. Segitiga memiliki tiga macam sisi yang bisa saja dinamakan sisi A, sisi B, sisi C. Dari ketiga macam sisi segitiga ini memiliki nilai panjang masing - masing, ketika dua sisi dari ketiga macm sisi ini bertemu pada suatu titik tentunya akan membentuk suatu sudut. Sudut sudut yang dibentuk oleh pertemua dua macam sisi pembentuk segitiga bisa saja sudut lancip, sudut tumpul, atau juga dapat berupa sudut siku - siku.

Pada postingan kali ini akan diuraikan mengenai membuat program sederhana dalam bahasa pemrograman C. Program kali ini akan menentukan pada posisi mana dari segitiga tersebut yang mempunyai sudut lancip, sudut tumpul, sudut siku - siku. Maksudnya sudut yang berada di depan sisi mana dari segitiga yang dinamakan dengan sudut lancip, sudut tumpul, sudut siku - siku. Sudut lancip ini merupakan sudut yang memiliki nilai besar kurang dari sembilan puluh derajat. Sudut tumpul merupakan suatu sudut yang memiliki nilai besar lebih dari sembilan puluh derajat. Sudut siku - siku yakni sudut yang mana besar sudutnya sama dengan sembilan puluh derajat. Penjelasan berikut ini merupakan penjabaran dari langkah - langkah dalam membuat program menampilkan jenis segitiga lancip, segitiga tumpul, atau bahkan segitiga siku - siku.

Jalan kerja program yang akan dibuat 

Di dalam tulisan kali ini kita akam membuat program dalam bahasa pemrograman C untuk menentukan suatu segitiga termasuk segitiga lancip, segitiga tumpul, atau segitiga siku - siku. Selain itu juga menentukan posisi sudut dari segitiga tersebut. Program yang akan dibuat kali ini memerlukan masukkan dari pengguna sebanyak tiga masukkan. Masukkan dari pengguna ini berupa panjang dari masing - masing sisi yang membentuk segitiga tersebut. Misalnya saja nilai panjang dari sisi A suatu segitiga terus nilai panjang dari sisi B dari suatu segitiga dan nilai panjang dari sisi C suatu segitiga. Masing - masing masukkan dari nilai panjang segitiga ini dipergunakan untuk malakukan pemrosesan dalam pembuatan program. Setelah dilakukan pemrosesan maka program akan menampilkan hasil dari jenis segitiga berdasarkan dari nilai panjang sisi yang telah diinputkan tadi. Dalam membuat program penentu jenis segitiga ini kita menggunakan rumus yang dikenal dalam bidang ilmu matematika. Rumus yang dipergunakan seperti diperlihatkan berikut ini.
Dalam segitiga ABC maka berlaku rumus sebagai berikut:
a² < b² + c²
Berdasarkan rumus di atas dapat dikatakan bahwasanya segitiga tersebut merupakan segitiga lancip di A yang mana sisi a terletak dihadapan sudut A.
 a² > b² + c²
Berdasar pada persamaan atau rumus tersebut dapat dikatakan bahwasanya segitiga termasuk segitiga tumpul di A yang mana posisi sudut A ini terletak di depan sisi a.
a² = b² + c²
Lain  halnya dengan rumus yang ketiga ini tentunya akan menghasilkan segitiga siku - siku pada sudut A yang mana posis sudut A terletak di depan sisi a.

Dari rumus yang telah didapatkan ini kita akan mengimplementasikan dalam pemrograman bahasa C. Dalam pengimplementasiannya yang pertama adalah membuat kode untuk mengambil masukkan dari pengguna. Nilai masukkan yang dimaksud adalah nilai panjang dari masing - masing sisi segitiga ABC. Setelah mendapatkan nilai masukkan maka kita mengolah masukkan tersebut dalam bentuk rumus untuk masing - masing nilai sisi yang telah dimasukkan.

Pengimplementasian dalam bahasa pemrograman C

Berikut ini merupakan perwujudan dari rumus dan logika dari program untuk mengidentifikasi atau menentukan segitiga lancip, tumpul, atau siku - siku. Kode yang dicantumkan pada tulisan kali ini merupakan salah satu bentuk kode saja. Tentunya teman - teman semua bisa mengembangkanya atau bahkan membuat kode program berikut ini menjadi kode program yang lebih sederhana. Langsung saja teman - teman simak dan pahami kode program berikut ini.

/*--- Awal Kode ----*/

#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>
#include<math.h>
int main()
{
    // inisialisasi variabel
    float sisiA,sisiB,sisiC,sisiP,sisiPa,sisiPb,sisi;
    
    // judul program 
    printf("=============================================================\n"
           "PROGRAM MENENTUKAN JENIS SEGITIGA LANCIP, TUMPUL, SIKU - SIKU\n"
           "             ( Author : rowcode.blogspot.com)         \n"
           "=============================================================\n\n");
    
    // ambil inputan nilai panjang masing - masing sisi segitiga
    printf("Masukkan besar nilai panjang sisi a segitiga : ");
    scanf("%f",&sisiA);
    printf("Masukkan besar nilai panjang sisi b segitiga : ");
    scanf("%f",&sisiB);
    printf("Masukkan besar nilai panjang sisi c segitiga : ");
    scanf("%f",&sisiC);
    
    printf("\n"); // untuk ganti baris
    
    // untuk mencari sisi yang paling panjang
    if(sisiA>=sisiB)
    {
        sisiP = sisiA;
        sisiPa = sisiB;
        sisi = 1;
    }
    else 
    {
        sisiP = sisiB;
        sisiPa = sisiA;
        sisi = 2;
    }
    
    if(sisiP>=sisiC)
    {
        sisiP = sisiP;
        sisiPb = sisiC;
    }
    else
    {
        sisiPb = sisiP;
        sisiP = sisiC;
        sisi = 3;
        
    }
    
    // untuk memutuskan jenis segitiga dengan memasukkan panjang segitiga pada rumus
    if(pow(sisiP,2)==(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga siku - siku");
    }
    else if(pow(sisiP,2)>(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga tumpul");
    }
    else if(pow(sisiP,2)<(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga lancip");
    }
    
    // untuk memutuskan posisi sudut pada segitiga
    if(sisi == 1)
    {
        printf(" di A");
    }
    else if(sisi == 2)
    {
        printf(" di B");
    }
    else if(sisi == 3)
    {
        printf(" di C");
    }
        
    printf("\n");
    
    system("pause");
    return(0);
}

/*--- Akhir Kode ----*/

Kode program di atas ini tentunya bisa dipergunakan oleh teman - teman semua untuk belajar membuat program atau dalam mempelajari algoritma pemrograman. Ketika kode program di atas dieksekusi atau dijalankan maka akan menghasilkan tampilan, sebagaimana tampilan interface berikut ini. Pada tampilan berikut ini memperlihatkan tampilan segitiga lancip, tumpul dan segitiga siku - siku. Langsung saja diperhatikan tampilan berikut ini.

Kode Program Menentukan Jenis Segi Tiga Lancip, Tumpul, Siku - siku Menggunakan Bahasa C
Tampilan Keputusan Jenis Segitiga Lancip, Tumpul, Siku - Siku

Penjelasan beberapa penggal kode program

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa penggalan kode program yang mana penggalan kode ini memiliki peranan yang penting dalam program ketika beroperasi. Bilamana bagian kode program ini dihilangkan maka program yang kita buat tidak akan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan. Langsung saja silahkan teman - teman menyimak penjelasan dari beberapa penggal kode program berikut ini. Dengan menyimak pembahasan dari beberapa penggal kode program diharapkan teman - teman memahami dengan kode program yang disajikan di atas.

if(sisiA>=sisiB)
    {
        sisiP = sisiA;
        sisiPa = sisiB;
        sisi = 1;
    }
    else 
    {
        sisiP = sisiB;
        sisiPa = sisiA;
        sisi = 2;
    }
    
    if(sisiP>=sisiC)
    {
        sisiP = sisiP;
        sisiPb = sisiC;
    }
    else
    {
        sisiPb = sisiP;
        sisiP = sisiC;
        sisi = 3;
        
    }
Kode program seperti di atas ini dipergunakan untuk mencari atau mengidentifikasi sisi bagian mana yang memiliki nilai panjang paling panjang. Nilai sisi yang paling panjang ditampung pada suatu variabel yang mana nantinya akan dipergunakan dalam rumus untuk pengolahan.

if(pow(sisiP,2)==(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga siku - siku");
    }
    else if(pow(sisiP,2)>(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga tumpul");
    }
    else if(pow(sisiP,2)<(pow(sisiPa,2)+pow(sisiPb,2)))
    {
        printf("Segitiga lancip");
    }
Kode seperti ini dipergunakan untuk mengimplementasikan rumus yang sudah dijelaskan pada bagian awal dari tulisan ini. Sehingga nilai dari panjang masing - masing sisi yang telah didapat dipergunakan untuk pemrosesan di dalam rumus. Ketika pemrosesan telah selesai maka akan didapatkan hasil berupa jenis segitiga.

    if(sisi == 1)
    {
        printf(" di A");
    }
    else if(sisi == 2)
    {
        printf(" di B");
    }
    else if(sisi == 3)
    {
        printf(" di C");
    }
Dalam kode program seperti ini merupakan suatu kode yang dipergunakan dalam program untuk menentukan posisi sudut di dalam segitiga tersebut. Kode ini bilamana tidak dipergunakan maka posisi dari sudut tersebut tidak akan muncul dari hasil keputusan program mengenai jenis segitiga yang dimaksud.


Demikianlah tulisan yang membahas mengenai penentuan jenis segitiga dengan menggunakan program bahasa C. Semoga tulisan yang sederhana ini bisa menjadi sumber informasi bagi teman - teman semua. Salam semangat dan terus belajar agar ilmu yang dimiliki selalu bertambah dan bermanfaat.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Silahkan memberi komentar dengan sopan dan tidak menyimpang dari topik tulisan.
Mohon maaf komentar yang berisi kata - kata kurang sopan dan link hidup atau mati tidak akan ditampilkan.
Terima kasih. EmoticonEmoticon